Beranda » Akidah » Agama Bahaiyyah Bagian 2

Agama Bahaiyyah Bagian 2

Agama Bahaiyyah Bagian 2

Ringkasan ceramah Ust. Dr. Firanda Andirja Hafidzahullahu Ta’ala

Oleh Abu Yusuf Akhmad Ja’far, Lc.

 

Asy-Syirozi ketika akan meninggal dunia, maka dia memiliki orang-orang khusus yg berjumlah 18 orang. Mereka ini bertugas untuk meneruskan estafet dakwah firqoh Baabiyah.

Mirza Husain Ali saat itu sudah gabung dengan firqoh Baabiyah, akan tetapi dia tidak mendapatkan kedudukan di hati Asy-Syirozi. Sehingga dia tidak menjadi hawariyyunnya (orang-orang terdekatnya).

Dari 18 orang Penerus Asy-Syirozi, yang paling spesial adalah Mirza Yahya Ali (saudara sebapak dari Mirza Husain Ali pendiri Bahaiyyah)

Secara usia Mirza Yahya lebih muda daripada Mirza Husain. Sehingga Mirza Husain iri atas kedudukan saudaranya tersebut.

Segala usaha dilakukan oleh Mirza Husain untuk bisa mendapatkan kedudukan para pengikut Baabiyah sehingga setelah sekian lama, Mirza Husain mendapatkan kepercayaan dari pengikut Baabiyah untuk menjadi pemimpin tertinggi. Padahal Asy-Syirozi tidak pernah memberikan tongkat estafet kepada dia.

Untuk menutupi kedok yang memalukan itu, buku-buku firqoh Al-Baabiyyah dibeli oleh pengikut Bahaiyyah untuk menghilangkan jejak, jangan sampai dibaca oleh pengikut Baabiyah secara luas. Karena dalam buku-buku mereka, tidak pernah disebutkan bahwa Mirza Husain Ali akan menjadi penerus Asy-Syirozi.

Kedudukan Kitab suci Al-Bayan :
– Memansukhkan (menghapuskan hukum-hukum) Al-Qur’an
– Tidak perlu lagi Al-Qur’an karena Al-Bayan sudah mencukupi

Setelah memimpin firqoh Al-Baabiyyah, maka Mirza Husain Ali naik pangkat, mengaku mendapatkan wahyu dari Allah Ta’ala.

Dan mendapatkan kitab suci namanya Al-Aqdas (الأقدس) artinya paling suci. Bisa di download pdfnya, ada sekitar 112 halaman.

Kelebihan Kitab Al-Aqdas menurut mereka
– Memansukhkan kitab-kitab sebelumnya
– Semua syariat tidak berlaku lagi kecuali yang ada di Kitab Al-Bayan (meskipun sebagian juga dimansukhkan), contohnya :

Dalam kitab Al-Bayan : Zina jika sama-sama Ridho antara laki-laki dan perempuan maka tidak mengapa

Hukum ini dihapus oleh kitab Al-Aqdas menjadi :
– Kedua pelaku harus ridho
– kedua orang tua mereka juga ridho

Barulah zina itu menjadi halal.

Itulah mengapa kita bahas Al-Bayan terlebih dahulu, karena Al-Aqdas memiliki hubungan erat dengan Al-Bayan.

Asy-Syirozi mengaku sebagai Nabi, begitu juga Mirza Husain Ali mengaku sebagai Nabi. Hal ini menunjukkan kebenaran sabda Nabi Muhammad salallahu alaihissalam.
Beliau bersabda:

سيكون في أمتي ثلاثون كذابون كلهم يزعم أنه نبي، وأنا خاتم النبيين، لا نبي بعدي

“Akan datang kepada ummatku 30 orang pembohong–pembohong besar, masing – masing mengaku sebagai Nabi (utusan Allah), Akulah (Muhammad) penutup para Nabi, tidak ada Nabi setelahku.”

Syaikh Ihsan Ilahi Dzahir Rahimahullah Ta’ala memberi sebuah kesimpulan : Baabiyah dan Bahaiyyah ini dibantu oleh Rusia.

Seakan-akan ini adalah firqoh bentukan orang kafir untuk memecah belah kaum muslimin.

Ada Kaidah masyhur:
فرق تسود
“Pecah belah, niscaya kamu akan memimpin”

Wafatnya Mirza Husain Ali dikatakan bahwa dia meninggal dalam kondisi gangguan jiwa.
Indikasinya bahwa anaknya yang bernama Abbas (menggelari dirinya dengan Abdul Baha’) menghalangi orang-orang menemui Mirza Husain Ali disaat sebelum meninggal. Dia malu akan keadaan bapaknya.

Syaikh Ihsan Ilahi Dzahir mengatakan : Mirza Husain Ali bukan gila ketika akan meninggal saja, akan tetapi sejak dia gabung Baabiyah sudah gila. Tapi puncak kegilaannya menjelang meninggalnya.

Syaikh Ghalib Al-Awaaji Rahimahullah Ta’ala (Guru Ust. Firanda dan termasuk Ahli tentang Aliran-aliran Sesat) mengatakan bahwa beliau membaca Kitab Al-Aqdas berkali-kali, namun semakin membaca semakin jengkel. Karena kekecauan bahasa arabnya, kefasihannya dan lainnya.

Mereka ini sangat sombong dalam kitabnya ini, lebih sombong daripada Firaun, Haman dan Qorun.

Keyakinan Bahaiyyah secara singkat dari kitab mereka :

– Baca 1 ayat Al-Aqdas lebih baik dari baca seluruh kitab sebelumnya. Daripada khatam Al-Qur’an, lebih baik baca kitab Al-Aqdas satu ayat saja.

– Melagukan/tartil dalam membaca Al-Aqdas pahalanya besar

– Al Baha adalah penampakan Allah (sifat Rububiyah) sehingga dia disifati dengan sifat-sifat ketuhanan.

– Mengakui semua Nabi dan tokoh-tokoh dunia baik yang haq maupun yang bathil (Nabi Budha, Nabi Konghucu dll) termasuk dia adalah utusan Tuhan.

– Memansukhkan syariat Islam keseluruhannya dalam kitab yang hanya 112 halaman. Sangatlah tidak pantas dan tidak logis wahai kaum Bahaiyyun… Berfikirlah !!

Beberapa ajaran Baha’iyyah yang menarik
Berkembang di negara kafir. Karena mereka didukung oleh orang-orang kafir

1. Semua agama benar (wihdatul adyan), sehingga tidak menyalahkan orang lain.

Al Baha ini suka baca buku sufiyyah, sedikit terpengaruh dengan Ibnu Arobi dan yang lainnya.

Hal ini salah satu tidak konsistennya mereka dalam meyakini sesuatu. Jika mereka komitmen tentu hanya mereka yang benar, selain mereka sesat. Namun keadaan terkadang berbeda dengan teori.

2. Kita ini satu suku, tidak ada batas negara, tidak pecah belah (wihdatul authon)

3. Bahasa itu satu (wihdatul lughoh). Kata Allah (versi mereka), Agar mereka di bumi berbicara dengan satu bahasa.

Konsep Islam sudah cukup yaitu tidak boleh rasisme dan orang paling mulia adalah yang paling bertaqwa, Islam tidak butuh solusi dari Bahaiyyah. Meskipun nampaknya madu, tapi isinya racun.

Padahal Allah Ta’ala menciptakan berbagai suku dan bahasa.

4. Persamaan wanita dan lelaki (tidak perlu wanita pakai jilbab, ini adalah perkataan sebagian dai-dai mereka).

Ibadah

1. Tidak ada najis, sehingga sangat jarang mandi. Cukup dalam sehari mencuci kedua kakinya saja.

2. Tidak ada tayamum, cukup baca doa ini
بسم الله الأطهر الأطهر
“Bismillah Al-Athhar Al Athhar” 5x.

3. Sholat cuma 3 waktu, Subuh, Dhuhur, Ashar (9 rakaat)
Pengikutnya menafsirkan 1 sholat sudah cukup. Pilih salah satu saja, tidak harus melakukan ketiganya.

4. Sholat cuma baca doa.
شهد الله أنه لا إله إلا الله المهيمن القيوم
Bagi musafir sholatnya cukup satu sujud.
Tidak ada sholat Jamaah bahkan haram hukumnya.
Kecuali Sholat Jenazah dengan 6x takbir.
Kiblatnya adalah dimana Al Baha berada (Makamnya di Palestina).

5. Zakatnya adalah 19%.

6. Puasa, mereka memiliki 19 bulan, dan puasa mereka ada di bulan Al Ala (Juni/Juli), puasanya 19 hari dan hari raya nya adalah Nairus.

7. Haji ke tempat Al Baha (kuburannya di Palestina, atau dirumahnya Iran)

Sosial

1. Poligami, hanya boleh maksimal 2. Secara praktek tidak ada poligami.

2. Boleh nikah dengan kerabat (mahram) selama Bahaiyyah sedikit pengikutnya, kecuali nikah dengan istri bapak.

3. Zina,
– Al Bayaan, syarat bolehnya zina bila saling ridho
– Al Aqdas, ada tambahan ridho dari kedua orang tua.
Dan hukum ini berlaku bagi orang yang belum nikah. Adapun jika orang sudah pernah menikah dan berzina dengan orang yang sudah pernah menikah maka tidak mengapa, tidak ada hukuman baginya.

Hukuman zina adalah bayar 9 mitsqol.
1 mitsqol = 4.25 gram emas
Kalau diulang maka hukumanya 2x = 18 mistqol.

Semoga sedikit ini bisa menjadi masukan kepada para otoritas negara agar mempertimbangkan akan bahaya aliran Bahaiyyah ini.

Semoga Allah menjaga kita semua dari racun-racun Aqidah sesat dan menyesatkan.

Semoga bermanfaat

Ujungbatu, Riau
20 Dzulhijjah 1442

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4634355369929925&id=100000665230552

——————-

Bismillah..

Mau dapat Ilmunya ?
Mau dapat pahalanya ?
Silahkan ikuti link dibawah ini dan jangan lupa tag, mention, like, subscribe, follow serta comment

🌐 Web: https://multaqaduat.com
🎬 Youtube: https://youtube.com/c/MultaqaDuatIndonesia
🐝 Instagram: http://instagram.com/multaqa_duat_indonesia
📫 Telegram: https://t.me/multaqaduat
📮 Twitter: https://twitter.com/MultaqaI?s=08
💻 Facebook: https://www.facebook.com/multaqa2020/
💻 Facebook: https://www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
📲 WAgrup Ikhwan MDI : https://chat.whatsapp.com/DLCDjuJ9nJR0Z4uGV53mAn
📲 WAgrup Akhwat MDI : https://chat.whatsapp.com/Gj1Wn7sDAGdJ04BBpxMeBS
📧 Email : team.media.mdi@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6281320205670

Share yuk!!! Ikhwah!! Semoga kita dan saudara² mendapatkan faidah ilmu dari yang antum bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi antum yang telah menunjukkan kebaikan.

Semoga istiqomah dan mudah-mudahan program MDI ini menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Aamiin…

Jazakumullah khair ala TA’AWUN

Multaqa Du’at Indonesia
Forum Kerjasama Da’i Indonesia

User Rating: 5 ( 2 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

Apakah Ritual Perayaan Maulid, Sanadnya Sampai Ke Nabi Muhammad??

Apakah Ritual Perayaan Maulid, Sanadnya Sampai Ke Nabi Muhammad??   Istilah Maulid atau ritual perayaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *