Beranda » Akidah » Buah Tarbiyah Tauhid Asma’ Wa Sifat

Buah Tarbiyah Tauhid Asma’ Wa Sifat

Buah Tarbiyah Tauhid Asma’ Wa Sifat

 

Tauhid merupakan landasan dari ajaran agama islam. Sebagai umat islam, mempelajari tauhid adalah hal yang penting dan utama. Bagaimana mungkin seseorang bisa beriman secara utuh jika landasan dari ajaran agamanya saja tidak tahu?

Ilmu tauhid memiliki beberapa bagian. Salah satunya adalah tauhid asma wa shifat. Secara khusus, tauhid asma wa shifat adalah bentuk pengesaan seorang hamba kepada Allah mengenai nama – nama dan sifat Allah.
Definisi Tauhid Asma wa Sifat, yaitu merupakan bentuk mentauhidkan atau mengesakan Allah sebagai satu – satunya Tuhan dan Dzat yang layak disembah. Dalam tauhid asma wa sifat, pengesaan ini berkaitan dengan nama – nama dan juga sifat – sifat yang dimiliki Allah.

Pemberian nama dan sifat ini tidak dilakukan dengan sembarangan,karena hal iji termasuk masalah tauqify yaitu harus ada dalilnya dari Al-Qur’an dan Al-Hadits. Penggunaan nama – nama dan juga sifat – sifat Allah harus sesuai dengan apa yang sudah Allah tetapkan dalam al-Quran ataupun yang pernah disebutkan oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam hadits yang shohih.

Ada begitu banyak golongan yang terjatuh dalam kesalahan terkait masalah Tauhid Asma`dan Sifat, bahkan termasuk di antaranya adalah mereka yang menyatakan diri sebagai Ahlus Sunnah wal Jama’ah, tetapi ternyata justru menyimpang dari manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Salah satu manhaj untuk mengkaji masalah seperti ini, ketika ada sejumlah pihak yang mengklaim diri paling benar, adalah membandingkan dan menimbangnya -dalam rangka menguji siapa yang haq- berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah dengan berlandaskan pemahaman as-Salaf ash-Shalih.

Sesungguhnya iman dengan asma’ dan sifat Allah sangatlah berpengaruh baik bagi perilaku individu maupun jamaah dalam mu’amalahnya dengan Allah dan dengan makhluk.

Pengaruhnya Dalam Bermu’amalah dengan Allah
Jika seseorang mengetahui asma’ dan sifatNya, juga mengetahui madlul (arti dan maksud)nya secara benar, maka yang demikian itu akan memperkenalkannya dengan Rabb-nya beserta keagungan-Nya. Sehingga ia tunduk dan khusyu‘ kepadaNya, takut dan mengharapkanNya, tunduk dan memohon kepadaNya serta bertawassul kepadaNya dengan nama-nama dan sifat-sifatNya. Sebagaimana Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman:

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Hanya milik Allah asma’ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma’ul husna itu…” (QS. Al-A’raf : 180)

Jika ia mengetahui bahwa Rabb-nya sangat dahsyat adzabNya, Dia bisa murka, Mahakuat, Mahaperkasa dan Mahakuasa melakukan apa saja yang Dia kehendaki, Dia Maha Mendengar, Maha Melihat dan Maha Mengetahui segala sesuatu yang tidak satu pun terlepas dari ilmuNya, maka hal itu akan membuatnya bermuraqabah (merasa diawasi Allah), takut dan menjauhi maksiat terhadapNya.

Jika ia mengetahui Allah adalah Maha Pengampun, Maha Penyayang, Mahakaya, Mahamulia, senang pada taubat hambaNya, mengampuni semua dosa dan menerima taubat orang yang bertaubat, maka hal itu akan membawanya kepada taubat dan istighfar, juga membuatnya berprasangka baik kepada Rabb-nya dan tidak akan berputus asa dari rahmatNya.

Jika ia mengetahui Allah adalah yang memberi nikmat, yang menganugerahi, dan yang hanya di tanganNya segala kebaikan, dan Dia Mahakuasa atas segalanya, Dia yang memberi rizki, membalas dengan kebaikan, dan memuliakan hambaNya yang mukmin, maka hal itu akan membawanya pada mahabbah (cinta) kepada Allah dan bertaqarrub (mendekatkan diri) kepadaNya serta mencari apa yang ada di sisiNya dan akan berbuat baik kepada sesamanya.

Pengaruhnya dalam Bermu’alah dengan Makhluk

Jika seseorang mengetahui bahwa Allah adalah Hakim yang Maha adil, tidak menyukai kezhaliman, kecurangan, dosa dan permusuhan; dan Dia Maha Membalas dendam terhadap orang-orang zhalim atau orang-orang yang melampaui batas atau orang-orang yang berbuat kerusakan, maka ia pasti akan menahan diri dari kezhaliman, dosa, kerusakan dan khianat. Dan dia akan berbuat adil atau obyektif sekali pun terhadap dirinya sendiri, juga akan bergaul dengan teman-temannya dengan akhlak yang baik. Dan masih banyak lagi pengaruh-pengaruh terpuji lainnya karena mengetahui nama-nama Allah dan beriman kepadaNya.

Demikianlah, Allah memperkenalkan DiriNya dengan nama-nama itu agar hambaNya mengenalNya dan memohon kepadaNya sesuai dengan isi kandungannya dan agar berbuat baik kepada hamba-Nya yang lain. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

… dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah : 195)

Dan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda,

ارْحَمُوْا مَنْ فِى اْلأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاء

Sayangilah orang yang ada di bumi, maka engkau akan disayangi oleh yang ada di langit.

Sumber :

Dinukil dari Kitab Tauhid 1, Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan

Ustadz Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

——————-

Share, Like, Comment sebagai Ladang Pahala Kebaikan.

Bismillah..

🔰BERSAMA MERAIH SURGA🔰

Ahsanallahu ilaikum, ikhwah fillah dapatkan info TA’AWUN DAKWAH terbaru di sini👇👇👇

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

 Web: https://multaqaduat.com
 Youtube: https://youtube.com/c/MultaqaDuatIndonesia
 Instagram: http://instagram.com/multaqa_duat_indonesia
 Telegram: https://t.me/multaqaduat
 Twitter: https://twitter.com/MultaqaI?s=08
 Facebook: www.facebook.com/multaqa2020/
 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
 Wagroup Ikhwwan MDI : https://chat.whatsapp.com/H3dwyDnVH4i2IQxiufE1qp
 WAgrup Akhwat MDI : https://chat.whatsapp.com/Gj1Wn7sDAGdJ04BBpxMeBS
 Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
 Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program MDI ini menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Aamiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN
_⁣⁣⁣___
 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqa Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

User Rating: 5 ( 1 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

Waspada Dari Menyerupai Model Orang Kafir

Waspada Dari Menyerupai Model Orang Kafir   Kemajuan teknologi yang tidak diimbangi dengan peningkatan keimanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *