Beranda » Akhlak » Bersihnya Hati Seperti Bersihnya Lahan Pertanian

Bersihnya Hati Seperti Bersihnya Lahan Pertanian

Bersihnya Hati Seperti Bersihnya Lahan Pertanian

Mutiara Nasehat Para Ulama Salaf

 

Kebersihan hati yang menentukan buruk-baiknya seseorang.
Allah berfirman,

أَفَلَمۡ یَسِیرُوا۟ فِی ٱلۡأَرۡضِ فَتَكُونَ لَهُمۡ قُلُوبࣱ یَعۡقِلُونَ بِهَاۤ أَوۡ ءَاذَانࣱ یَسۡمَعُونَ بِهَاۖ فَإِنَّهَا لَا تَعۡمَى ٱلۡأَبۡصَـٰرُ وَلَـٰكِن تَعۡمَى ٱلۡقُلُوبُ ٱلَّتِی فِی ٱلصُّدُورِ.

Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” [Surat Al-Hajj : 46]

Apabila dalam dirinya terdapat hati yang bersih, maka akan lahir di sana akhlak yang terpuji.

Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash رضي الله عنه berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah ditanya, ‘Siapakah orang yang paling utama?’
Beliau menjawab, ‘Setiap orang yang bersih hatinya dan benar ucapannya.’
Para sahabat berkata, ‘Orang yang benar ucapannya telah kami pahami maksudnya. Lantas apakah yang dimaksud dengan orang yang bersih hatinya?’
Rasulullah menjawab, ‘Dia adalah orang yang bertakwa (takut) kepada Allah, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kedurhakaan di dalamnya serta tidak ada pula dendam dan hasad.’” (HR. Ibnu Majah 4216, dan dishahihkan Al-Albani)

Ada perumpamaan yang indah yang disampaikan Al-Hafidz Ibnu Rojab Al-Hambaly رحمه الله dalam kebaikan bersihnya hati.

قال ابن رجب الحنبلي رحمه الله :
الاشتغال بتطهير القلوب أفضل من الاستكثار من الصوم والصلاة مع غش القلوب ودغلها ومثل من يستكثر من الصوم والصلاة مع دغل القلب وغشه كمثل من بذر بذراًً في أرض دغلة كثيرة الشوك فلا يزكو ما ينبت فيها من الزرع بل يمحقه دغل الأرض ويفسده فإذا نظفت الأرض من دغلها زكى ما ينبت فيها ونما.

لطائف المعارف (427)

Berkata Imam Ibnu Rojab Al-Hambali رحمه الله,
Menyibukkan diri dengan membersihkan hati lebih utama daripada memperbanyak puasa dan shalat dengan hati yang suram dan kotor.

Permisalan orang yang memperbanyak puasa dan shalat dengan hati yang kotor dan suram
seperti orang yang menebarkan benih di lahan yang banyak hama dan banyak durinya, sehingga tidak bisa tumbuh dengan subur didalamnya tanaman, bahkan menjadikan musnah dan rusaknya tanaman jarena adanya hama dilahan itu. Apabila bersih lahan itu dari hamanya maka akan suburlah apa yang tumbuh dan berkembang di lahan itu.

Lathoif Al-Ma’arif (427)

Ustadz Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

——————-

Share, Like, Comment sebagai Ladang Pahala Kebaikan.

Bismillah..

🔰BERSAMA MERAIH SURGA🔰

Ahsanallahu ilaikum, ikhwah fillah dapatkan info TA’AWUN DAKWAH terbaru di sini👇👇👇

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

 Web: https://multaqaduat.com
 Youtube: https://youtube.com/c/MultaqaDuatIndonesia
 Instagram: http://instagram.com/multaqa_duat_indonesia
 Telegram: https://t.me/multaqaduat
 Twitter: https://twitter.com/MultaqaI?s=08
 Facebook: www.facebook.com/multaqa2020/
 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
 Wagroup Ikhwwan MDI : https://chat.whatsapp.com/H3dwyDnVH4i2IQxiufE1qp
 WAgrup Akhwat MDI : https://chat.whatsapp.com/Gj1Wn7sDAGdJ04BBpxMeBS
 Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
 Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program MDI ini menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Aamiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN
_⁣⁣⁣___
 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqa Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

User Rating: Be the first one !

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

Waspada Dari Menyerupai Model Orang Kafir

Waspada Dari Menyerupai Model Orang Kafir   Kemajuan teknologi yang tidak diimbangi dengan peningkatan keimanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *