Beranda » Artikel » MUTIARA LAILATUL QADR

MUTIARA LAILATUL QADR

MUTIARA LAILATUL QADR

Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
20 Ramadhan 1442H

 

Sepuluh akhir Ramadhan adalah sebagai penentu akan keberhasilan ibadah Ramadhan kita.

Jangan sampai kita gagal (kalah) di sepuluh terakhir.. Kita harus lebih giat, lebih kuat dalam beribadah…

Apa yang harus kita siapkan?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ.

Bahwa nilai amal itu ditentukan oleh bagian penutupnya.”

LAILATUL QADR

Terdiri dari dua kata :
LAILATH = malam, mulai maghrib sampai waktu subuh.

Ulama berbeda pendapat apakah sholat subuh terbaik dalam malam.

AL QADR, ada 3 makna.

1. penetapan takdir selama satu tahun (dijelaskan/dirinci). Surat Ad Dukhan ayat 3.

2. Kemuliaan, surat Al Anam ayat 91.

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ

Dan mereka tidak memuliakan Allah dengan penghormatan yang semestinya”

3. Sempit, seperti dalam surat Al Fajr.
Karena para malaikat turun ke bumi.

Keistimewaan Lailatul Qadr

1. Allah menurunkan Al Quran.

Semua yang terkait dengan Al Qur’an akan menjadi mulia.
Itulah sebabnya Jibril menjadi paling mulai, Nabi ﷺ menjadi paling mulia, kenapa malam spesial adalah Lailatul Qadr?

2. Memiliki waktu barokah.

Inilah waktu kita bisa ngalab berkah (mengambil berkah).

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّاۤ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰـرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ

Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 3)

 

3. Malam yang Allah jelaskan takdir selama satu tahun.

firman Allah Ta’ala,

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah (maksudnya: takdir dalam setahun.” (QS. Ad Dukhan : 4).

4. Lebih baik dari seribu bulan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr 97 : 3)

5. Adalah malam yang Allah ﷻ menurunkan rasa tenang, damai pada seorang hamba.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

تَنَزَّلُ الْمَلٰٓئِكَةُ وَا لرُّوْحُ فِيْهَا بِاِ ذْنِ رَبِّهِمْ ۚ مِّنْ كُلِّ اَمْرٍ

Pada malam itu turun para malaikat dan Roh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.”
(QS. Al-Qadr 97 : 4)

6. Allah ﷻ mengampuni dosa-dosa hamba-hamba-Nya.

Yaitu hamba-hamba yang mendirikan lailatul qadr dengan ibadah.

Rasulullah ﷺ bersabda,

أتاكُم رَمضانُ شَهرٌ مبارَك ، فرَضَ اللَّهُ عزَّ وجَلَّ عليكُم صيامَه ، تُفَتَّحُ فيهِ أبوابُ السَّماءِ ، وتغَلَّقُ فيهِ أبوابُ الجحيمِ ، وتُغَلُّ فيهِ مَرَدَةُ الشَّياطينِ ، للَّهِ فيهِ ليلةٌ خيرٌ من ألفِ شَهرٍ ، مَن حُرِمَ خيرَها فقد حُرِمَ

Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah Ta’ala wajibkan kalian untuk berpuasa padanya, dibukakan padanya pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka Jahim, dan dibelenggu setan-setan yang membangkang. Pada bulan tersebut, Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (seseorang beribadah selama itu). Barangsiapa terhalang dari kebaikannya, sungguh ia orang yang terhalang (dari seluruh kebaikan)

KAPAN LAILATUL QADR

Ini ada berbeda pendapat, jumhur ulama menyatakan terjadinya pindah-pindah.

Rasulullah ﷺ bersabda.

تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ

Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan

TANDA-TANDA LAILATUL QADR

1. Malam tersebut lebih lembut, dan pagi hari matahari sinar nya lemah. Ini karena terhalang oleh para malaikat yang naik

2. Allah turunkan ketenangan sehingga merasa lezat dalam beribadah..

3. Matahari terbit dengan sinar yang jernih.

HIKMAH disembunyikan malam Lailatul Qadr.

1. AGAR seorang hamba mengagungkan semua malam di sepuluh akhir ramadhan.

2. Agar kita dapatkan pahala dari kesungguhan dalam beribadah.

3. Agar terhindar dari maksiat, sehingga kita lebih berhati-hati.

4. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?

‘Aisyah mengatakan,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

1. KENCANGKAN IKATAN TALI PINGGANG

Ada dua makna:

a. Simbol dari kesungguhan dalam melakukan sesuatu

b. Tidak menggauli istrinya. Lebih sibuk dalam itikaf (di masjid)..

Menggauli istri di waktu tersebut tidak haram. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lebih memilih berkhalwat dengan Allah ﷻ. Yaitu lebih utamakan akhirat

2. MENGHIDUPKAN MALAM

yaitu isi dengan ibadah, diantara nya adalah..
Kalau siang tidak bisa, minimal malamnya.

A. Sholat 5 waktu, yang utama adalah Maghrib, Isya dan Subuh.

Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ

Barangsiapa melaksanakan shalat Isya’ secara berjamaah, maka dia seperti telah melaksanakan shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa melaksnakan shalat Shubuh secara berjamaah, maka dia seperti telah shalat seluruh malam.” HR Muslim.

Sholat Isya dan Subuh berjamaah seakan-akan sholat satu malam suntuk.

B. Sholat malam, tarwih dan ditambah sholat di sepertiga malam terakhir.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻡَ ﻣَﻊَ ﺍْﻹِﻣَﺎﻡِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻨْﺼَﺮِﻑَ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﻗِﻴَﺎﻡُ ﻟَﻴْﻠَﺔ

Barang siapa salat malam bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) salat satu malam (penuh).” (HR. Ahmad)

C. Membaca Al-Qur’an
Usahakan minimal 100 ayat.
Disebutkan dalam sebuah hadits x

.عنْ تَمِيمٍ الدَّارِىِّ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ»

Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).

D. MEMPERBANYAK DOA

 عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ  قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?

Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni

(artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).” (HR. Tirmidzi).

E. BERSEDEKAH
Perbanyaklah sedekah..

3. BANGUNKAN KELUARGA

Jangan lupa untuk membangunkan istri, anak untuk beribadah.
Kita bisa kerja sama dengan pasangan untuk saling membangunkan/ingatkan bila ingin istirahat sebentar..

Semoga Allah mudahkan kita beribadah dan memberi Taufik kepada kita semua.

Semoga bermanfaat.

Share, Like, Comment sebagai Ladang Pahala Kebaikan.

Bismillah..

🔰BERSAMA MERAIH SURGA🔰

Ahsanallahu ilaikum, ikhwah fillah dapatkan info TA’AWUN DAKWAH terbaru di sini👇👇👇

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

 Web: https://multaqaduat.com
 Youtube: https://youtube.com/c/MultaqaDuatIndonesia
 Instagram: http://instagram.com/multaqa_duat_indonesia
 Telegram: https://t.me/multaqaduat
 Twitter: https://twitter.com/MultaqaI?s=08
 Facebook: www.facebook.com/multaqa2020/
 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
 Wagroup Ikhwwan MDI : https://chat.whatsapp.com/H3dwyDnVH4i2IQxiufE1qp
 WAgrup Akhwat MDI : https://chat.whatsapp.com/Gj1Wn7sDAGdJ04BBpxMeBS
 Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
 Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program MDI ini menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN
_⁣⁣⁣___
 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqo Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

User Rating: 4.61 ( 1 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5)

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5) Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie   Diantara amalan spesial dipenghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *