Beranda » Artikel » Merengkuh semua kebaikan dengan sabar sesaat

Merengkuh semua kebaikan dengan sabar sesaat

Allah telah menyampaikan dalam Al-Qur’an ayat-ayat yang menunjukkan betapa agungnya sifat sabar sebagai sebab turunnya pertolongan dan penjagaan dari Allah kepada hamba-Nya yang beriman.
Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ.
“Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allâh bersama orang-orang yang bersabar.”[Al-Baqarah: 153]

Imam asy-Syaukani رحمه الله berkata,
“Dalam ayat ini terdapat motivasi terbesar bagi hamba-hamba Allâh Subhanahu wa Ta’ala untuk menetapi sifat sabar ketika menghadapi segala kesusahan, karena barangsiapa yang Allâh bersamanya, maka dia tidak akan takut (menghadapi) segala rintangan (apapun) meskipun (sebesar) gunung.” (Fathul Qodir, 1/246)

Berkata Syaikh ‘Abdur Rahman bin Nashir as-Sa’di رحمه الله,
“Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong dalam (menghadapi) urusan-urusan agama dan dunia mereka, maka sifat sabar merupakan penolong besar dalam menghadapi segala urusan, maka tidak ada jalan bagi orang yang tidak bersabar untuk mencapai apa yang diinginkannya (karena tidak adanya pertolongan dari Allah baginya)… Kebersamaan Allah dalam ayat ini adalah kebersamaan khusus yang mengandung makna kecintaan, bantuan, pertolongan dan kedekatan Allah (bagi hamba-hamba tersebut). Maka ini merupakan kemuliaan besar bagi orang-orang yang memiliki sifat sabar. Kalau seandainya tidaklah ada keutamaan bagi orang-orang yang bersabar kecuali mendapatkan kebersamaan yang khusus dari Allah ini, maka cukuplah hal ini sebagai keutamaan dan kemuliaan (besar)”
(Taisir Karim Ar-Rahman, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di)

Sabar merupakan bagian utama dari sifatnya orang yang beriman.
Tingkat kesabaran seseorang sangat bergantung pada tingkat keimanannya. Sabar akan tumbuh dari keimanan. Sehingga banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan sabar selalu disematkan dengan keimanan.
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ.
“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruh urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, 2999)

Keadaan seorang mukmin semuanya itu baik. Hanya didapati hal ini pada seorang mukmin. Seperti itu tidak ditemukan pada orang kafir maupun munafik. Keajaibannya adalah ketika ia diberi kesenangan berupa sehat, keselamatan, harta dan kedudukan, maka ia bersyukur pada Allah atas karunia tersebut. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersyukur. Ketika ia ditimpa musibah, ia bersabar. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersabar.
(Faidhul Qadir, Al-Munawi)

Sabar itu akan indah pada waktunya. Dan balasan terbesar bagi orang yang bersabar adalah kenikmatan di sisi Allah yang tiada batas.

قُلۡ یَـٰعِبَادِ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمۡۚ لِلَّذِینَ أَحۡسَنُوا۟ فِی هَـٰذِهِ ٱلدُّنۡیَا حَسَنَةࣱۗ وَأَرۡضُ ٱللَّهِ وَ ٰ⁠سِعَةٌۗ إِنَّمَا یُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَیۡرِ حِسَابࣲ.
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
[Surat Az-Zumar: 10]

Semua kebaikan didunia dan diakherat hanya akan bisa diperoleh dengan kesabaran.

قال الحسن البصري رحمه الله:
الصبر كنز من كنوز الجنة ، وإنما يدرك الإنسان الخير كله بصبر ساعة.
(الصبر والثواب عليه, لابن أبي الدنيا: رقم 39)

درر من اقوال أئمة السلف (kalemtayeb.com)

Berkata Imam Al-Hasan Al-Bashry رحمه الله,
Sabar adalah perbendaharaan diantara perbendaharaan-perbendaharaan surga. Dan manusia akan mendapatkan semua kebaikan dengan kesabaran yang sesaat saja.
(Ash-Shobru wats Tsawab ‘alaihi, Ibnu Abid Dunya: nomer 39)

Duror min Aqwal Aimmah As-Salaf (kalemtayeb.com)

Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

Tentang Abdul Aziz

Periksa Juga

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5)

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5) Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie   Diantara amalan spesial dipenghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *