Beranda » Artikel » Khowarij dan Aqidah Mereka

Khowarij dan Aqidah Mereka

Pertanyaan :
Ada hadits dari Rasulullah SAW yg bunyinya :
“Akan ada sekelompok orang yg lepas / keluar dari Islam seperti anak panah (yg lepas / keluar melesat dari busurnya)”.

Kami berharap penjelasan dari anda yg terhormat tentang ciri-ciri mereka.
Apa makna lepas / keluar (dalam hadits tersebut)?

🖍️ Jawaban:
Mereka itulah kelompok Khowarij yg sdh dijelaskan ciri karakter mereka oleh Rasulullah SAW, dimana mereka ahli ta’at, dan ahli ibadah.
Sholat dan bacaan Qur’an seorang diantara sahabat Rasulullah SAW diremehkan, tidak ada apa-apanya dibanding dengan sholat dan bacaan Qur’an mereka.

Akan tetapi, amalan (mereka) seperti itu tidak sampai melawati kerongkogan mereka.
Yakni tidak turun sampai kedalam hati mereka.
-Kita mohon perlindungan kepada Allah dari yg demikian itu-.

Jadi, mereka lepas/ keluar dari Islam seperti lepas / keluarnya anak panah yg melesat dari busurnya.

Anak panah itu bila dilepas akan melesat dari sisi sebelah (depan)nya dengan cepat.
Begitulah mereka, mereka melewati Islam dengan cepat seperti cepatnya lesatan anak panah.
– Kita mohon kepada Allah keselamatan dalam urusan agama dari kesesatan dan kesehatan badan dari berbagai penyakit serta dari berbagai malapetaka-.

Kemudian mereka keluar dari Islam.

Oleh karena itu, Nabi SAW memerintahkan memerangi mereka.
Sebab, sekalipun mereka (terlihat) sangat ekstrim dalam melajalankan agama, (benarnya) mereka itu (sudah) keluar dari agama.

Seandainya kamu belah dan periksa hati mereka niscaya kamu dapati hati mereka itu hitam keras mati rasa. Tidak ada sampai kesana (amal) kebaikan (mereka).
-Kita mohon perlindungan kepada Allah dari yg demikian itu-

Sebab iman mereka hanya (penampilan) diluar saja.

Inilah sebenarnya yg wajib kita senantiasa melakkukan introfeksi terhadap diri kita.
Sebab, kamu bisa dapati sebagian kita ada yg membeci kemaksiatan (yg menyebar) ditengah-tengah manusia, mengindarinya, mengingkari kemaksiatan tersebut serta mengingkari mereka dan mencela mereka.
Akan tetapi tidak sampai imannya kedalam hatinya.
Kemudian kamu dapati dia tidak memperhatikan dengan baik ibadahnya dgn tanpa menghadirkan hatinya dalam sholatnya,
Tidak ada rasa kembali dan tobat kepada Robbnya,
Dan tidak merasa berdosa ketika mengerjakan dosa.

Inilah diantara ciri karakter khowarij.

Makanya sebagian ulama terdahulu mengatakan:
” Siapa yg mengatakan ; manusia sudah pada rusak maka dialah yg lebih rusak. Dan siapa yg mengatakan manusia sudah pada sesat maka dialah yg lebih sesat”.

Maksud perkataan mereka ialah bahwa orang yg menyibukan diri dengan mengurusi aib orang ketimbang sibuk dengan ngurusi aib sendiri merupakan indikasi adanya ciri karakter khowarij.

Khowarij itu sangat ekstrim dalam mengingkari (kemungkaran) manusia,
Dan menjadikan pelaku dosa besar sebagai orang kafir ( yg keluar dari islam), padahal mereka (khowarij) itulah yg lebih kafir.
Karena iman mereka tidak sampai kedalam hati. Mereka mengingkari ( kemungkaran ) hanya sebatas penampilan luar saja.

Ini adlah persoalan sangat serius dan berbahaya.
Dimana setiap orang wajib melakukan upaya menangkal dirinya agar terhindar dari keburukan semacam ini.

Mereka muncul tidak di akhir zaman,
Ya, mereka di akhir zaman didasarkan kepada masa diutusnya Rasul SAW. (Sebab Rasul SAW diutus diakhir zaman).

Mereka sdh ada sejak dulu. Sejak zaman Khalifah Rosyidin mereka sdh ada. Bahkan sebagiannya sdh ada dizaman Rasulullah SAW.
Hanya saja pada masa itu mereka blm mengusung senjata.

Orang yg pernah mengatakan kepada Rasulullah SAW ketika Beliau SAW menangani persoalan Zubair bin Awwam :
‘Apa karena dia anak bibimu wahai Rasulullah !!’

Yg semacam itu termasuk bagian dari karakter prilaku khowarij.

Dan orang yg mengatakan kepada Rasulullah SAW ketika Beliau SAW membagikan hasil rampasan perang :
Berlaku adillah !

Ada juga yg lain mengatakan :
Ini pembagian yg tidak ikhlas !!!

Itu juga bagian dari ciri karakter khowarij.

Penanya:
Mereka itu kan juga mengikuti dan mengamalkan Sunnah Rasulullah SAW, bagimana kita mengenali (ciri karakter) mereka ?

Syeikh:
Mereka itu mengikuti dan mengamalkan (sunnah ) hanya penampilan luarnya saja.

Namun Rasulullah SAW sdh menyebutkan:
” (amalan mereka ) tidak sampai melewati kerongkongan mereka”.

Adapun cara mengenali ciri karakter mereka maka inilah yg setiap orang harus mengambilnya berdasarkan dalil.
Ada ciri karakter mereka.
Rasulullah SAW sdh memberitahukan ciri karakter yg mereka miliki.
Diantaranya kejadian di masa kekhalifahan Ali bin Abi Tholib berupa kehadiran Dzul Tsudiyyah serta yg lainnya.

Akan tetapi pada masa sekarang kita tidak bisa memvonis mereka sebagai khowarij kecuali setelah kita mengetahui pemahaman mereka.
Jika pemahaman mereka sama seperti pemahaman khowarij maka kita bisa tau bahwa mereka termasuk kelompok khowarij.

Contoh lain :
Orang yg berpemahaman boleh memberontak terhadap penguasa kaum muslimin yg muslim (beragama islam) maka yg begini termasuk paham khowarij.
Kita tau bahwa mereka sangat ekstrim dalam menjalankan ketaatan kepada Allah.
Akan tetapi ketaatan merek itu tidak sampai melewati kerongkongan mereka. Sementara hati mereka masih tetap kosong dari iman (yg benar).

Sumber :
Silsilatu Liqoo’il Baabil Maftuh> Liqooal-Baab al-Maftuh (11)> Firoq wa Madzaahib

Tentang Abdul Aziz

Periksa Juga

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5)

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5) Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie   Diantara amalan spesial dipenghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *