Beranda » Artikel » Inilah Tanda Kesengsaraan …!

Inilah Tanda Kesengsaraan …!

Kehidupan manusia didunia hanya berputar dalam dua hal, antara bahagia dan sengsara.
Demikian pula Kehidupan mereka nanti diakherat, hanya ada dua pilihan, bahagia disurga atau celaka dineraka.
Allah berfirman,

یَوۡمَ یَأۡتِ لَا تَكَلَّمُ نَفۡسٌ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ فَمِنۡهُمۡ شَقِیࣱّ وَسَعِیدࣱ.
فَأَمَّا ٱلَّذِینَ شَقُوا۟ فَفِی ٱلنَّارِ لَهُمۡ فِیهَا زَفِیرࣱ وَشَهِیقٌ.
خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ.
وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۖ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ.

“Di kala datang hari itu, tidak ada seorangun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.
Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),
Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Rabb-mu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Rabb-mu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.
Adapun orang-orang yang bahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Rabb-mu menghendaki (yang lain), sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.
[Surat Hud 105 – 108]

Orang yang akan menuju jalan kesengsaraan, mereka sudah memiliki tanda-tanda sejak kehidupan didunianya.

قال الْحَسَنُ البصري رحمه الله:
أَرْبَعٌ مِنْ أَعْلَامِ الشَّقَاءِ: قَسْوَةُ الْقَلْبِ، وَجُمُودُ الْعَيْنِ، وَطُولُ الْأَمَلِ، وَالْحِرْصُ عَلَى الدُّنْيَا.

الزهد، لابن أبي الدنيا: ص36.

Berkata Imam Al-Hasan Al-Bashry رحمه الله,
Ada empat perkara yang menjadi tanda kesengsaraan, Kerasnya hati, bekunya air mata, panjang angan-angan, dan ambisi terhadap dunia.

Az-Zuhd, Ibnu Abid Dunya: h 36 (saaid.net)

Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

Tentang Abdul Aziz

Periksa Juga

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5)

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5) Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie   Diantara amalan spesial dipenghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *