Beranda » Artikel » HUKUM MEMAKAI SAJADAH YANG BERGAMBAR KA’BAH

HUKUM MEMAKAI SAJADAH YANG BERGAMBAR KA’BAH

Shalat berjamaah di masjid di masa pandemi ini dibolehkan mengambil sebab-sebab agar tidak tertular virus. Di antara salah satu cara menjaga diri ketika shalat di masjid adalah dengan menggunakan sajadah ketika shalat. Penggunaan sajadah ini dinilai aman dari bersentuhan langsung antara anggota badan dengan lantai masjid. Akan tetapi apakah semua sajadah boleh digunakan?

Sajadah itu ada yang bergambar masjid, ka’bah dan ada pula yang polos. Namun kebanyakan terdapat gambar ka’bah atau masjid, bagaimanakah hukumnya memakai sajadah seperti ini?

Ada pertanyaan:

جد على بعض السجادات التى نصلى عليها صور خاصة بالكعبة والمسجد النبوي ؛ فما الحكم ؟

Ada pada sebagian sajadah yang kita gunakan untuk shalat memiliki gambar ka’bah dan masjid Nabawi, apa hukumnya?

Asy-Syeikh Bin Baz rahimahullah menjawab,

ينبغي أن لا يصلى عليها لأن الوقوف على الكعبة والوطئ عليها نوع من الإهانة،

لا يجوز تصوير الكعبة على الفرش،
وينبغي لمن رآها أن لا يشتري السجاد التى عليها صور الكعبة

لأنها إن كانت أمامه تشوش عليه،

وإن كانت تحت رجليه فيه نوع من الإهانة

 فالأحوط للمؤمن أن لا يستعمل هذه السجادات.

• Seyogyanya tidak shalat di sajadah itu, karena berdiri di atas (gambar) ka’bah dan menginjaknya termasuk jenis perendahan/penghinaan.

• Tidak boleh menggambar ka’bah di sajadah/tikar.

• Maka, sepantasnya bagi orang yang melihatnya untuk tidak membeli sajadah yang terdapat gambar kabah

• Karena, bila ada di depannya akan mengganggu pikirannya,

• Apabila gambar itu berada di bawah kedua kakinya, termasuk katagori perendahan terhadapnya.

• Maka, lebih hati-hati bagi seorang mukmin untuk tidak memakai sajadah-sajadah yang bergambar ka’bah ini.

Tentang Abdul Aziz

Periksa Juga

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5)

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5) Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie   Diantara amalan spesial dipenghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *