Beranda » Akhlak » Bukan Ilmu Semata yang Menjadikan Kemuliaan Seseorang

Bukan Ilmu Semata yang Menjadikan Kemuliaan Seseorang

Bukan Ilmu Semata yang Menjadikan Kemuliaan Seseorang

 

Kemuliaan harus dicari dan diupayakan dengan sunggu-sungguh oleh setiap muslim.
Ibarat pepatah –Man Jadda WaJada-, Barang siapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil

Allah menyatakan bahwa manusia yang paling mulia adalah yang paling bertakwa, sehingga upaya yang harus dilakukan oleh setiap muslim ialah bagaimana menjadikan dirinya manusia yang paling bertakwa.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Surat Al-Hujurat : 13)

Imam Ath-Thobari رحمه الله berkata, “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian –wahai manusia- adalah yang paling tinggi takwanya pada Allah, yaitu dengan menunaikan berbagai kewajiban dan menjauhi maksiat. Bukanlah yang paling mulia dilihat dari rumahnya yang megah atau berasal dari keturunan yang mulia.” (Tafsir Ath Thobari, 21:386)

Ilmu bukan jalan untuk menjadi mulia, jika tidak membawa kebaikan kepada pemiliknya
Tapi dengan ilmu manusia bisa mengetahui bagaimana cara menempuh jalan menuju kemuliaan.

قال ابن القيم رحمه الله:
الرفعة لا تكون :
بمجرد العلم،
بل باتباع الحق ، و العمل به.

إعلام الموقعين ١/١٦٧. (saaid.net)

Berkata Imam Ibnul Qayyim رحمه الله,
Kemuliaan itu tidak akan ada dengan ilmu semata, akan tetapi kemuliaan itu ada dengan mengikuti yang hak, dan beramal dengannya.

I’lamul Muwaqqi’in, Ibnul Qayyim: 1/167. (saaid.net)

Ustadz Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc.

Share, Like, Comment sebagai Ladang Pahala Kebaikan.

Bismillah..

🔰BERSAMA MERAIH SURGA🔰

Ahsanallahu ilaikum, ikhwah fillah dapatkan info TA’AWUN DAKWAH terbaru di sini👇👇👇

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

 Web: https://multaqaduat.com
 Youtube: https://youtube.com/c/MultaqaDuatIndonesia
 Instagram: http://instagram.com/multaqa_duat_indonesia
 Telegram: https://t.me/multaqaduat
 Twitter: https://twitter.com/MultaqaI?s=08
 Facebook: www.facebook.com/multaqa2020/
 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
 Wagroup Ikhwwan MDI : https://chat.whatsapp.com/H3dwyDnVH4i2IQxiufE1qp
 WAgrup Akhwat MDI : https://chat.whatsapp.com/Gj1Wn7sDAGdJ04BBpxMeBS
 Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
 Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program MDI ini menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN
_⁣⁣⁣___
 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqo Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

862

User Rating: 5 ( 1 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5)

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5) Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie   Diantara amalan spesial dipenghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *