Beranda » Akhlak » Tetap Memuji Allah Walaupun Tertimpa Musibah

Tetap Memuji Allah Walaupun Tertimpa Musibah

Tetap Memuji Allah Walaupun Tertimpa Musibah

 

Musibah sebagai ujian keimanan itu pasti datang.

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya : 35)

Ujian musibah itu tanda semakin banyaknya kecintaan Allah kepada hambanya.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا ، وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَافِيَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Ketika Allah menginginkan hamba-Nya suatu kebaikan, maka disegerakan hukumannya di dunia. Kalau Allah menginginkan hamba-Nya suatu kejelekan, maka dosanya ditahan sampai dibalas nanti di hari kiamat.” (HR. At-Tirmizi, 2396 dishahihkan Al-Albany)

Sehingga sudah sepantasnya seseorang tidak berputus asa ketika tertimpa musibah, bahkan hendaknya semakin memperbanyak syukurnya kepada Allah karena masih mendapatkan perhatian dari Allah.

قال شريح رحمه الله:
إني لأصاب بالمصيبة، فأحمد الله عليها أربع مرات،
أحمد إذ لم يكن أعظم منها،
وأحمد إذ رزقني الصبر عليها،
وأحمد إذ وفقني للاسترجاع لما أرجو من الثواب، وأحمد إذ لم يجعلها في ديني

سير اعلام النبلاء، للذهابي: ٤/١٠٥

Imam Syuraih -Semoga Allah merahmatinya- berkata:
“Sungguh aku telah ditimpa dengan sebuah musibah maka akupun memuji Allah atas hal itu empat kali :
1. Aku memuji Allah karena musibah yang menimpa tidak lebih besar dari itu.
2. Aku memuji Allah karena telah menganugrahkan aku kesabaran atas musibah itu.
3. Aku memuji Allah manakala memberikan taufiq-Nya kepadaku untuk aku mengucapkan-istirjaa’ (inna lillahi wa inna ilaihi raji’un) dengan harapan aku mendapatkan pahala.
4. Dan aku memuji Allah ketika tidak menjadikanya pada agamaku.”

[Siyar A’lamin Nubala’, Adz-Dzahabi, 4/105]

Ustadz Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc.

__⁣⁣_⁣_______________________________________________

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Telegram: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: https://web.facebook.com/multaqa2020
📱 Facebook: https://web.facebook.com/groups/384944829178650
✉️ Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqamah dan mudah mudahan program ini  menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

976

User Rating: 4.85 ( 2 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

Hilangnya Ukhuwah di Jalan Allah

Hilangnya Ukhuwah di Jalan Allah Mutiara Nasehat Para Ulama Salaf   Ukhuwah di jalan Allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *