Beranda » Artikel » Menyibukkan Diri Dengan Allah

Menyibukkan Diri Dengan Allah

Menyibukkan Diri Dengan Allah

Mutiara Nasehat Para Ulama Salaf

 

Orang yang selamat tatkala menghadapi berbagai ujian dan cobaan dari Allah, sehingga dia berhak mendapatkan janji Allah di dunia dan di akhirat mereka pastilah orang-orang yang mendapatkan keutamaan dan rahmat Allah, sebagaimana firman-Nya:

فَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَیۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلۡخَـٰسِرِینَ.

Maka kalau tidak karena karunia Allah dan rahmat-Nya atasmu, niscaya kamu tergolong orang-orang yang rugi.” (Al-Baqarah : 64).

وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَیۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَٱتَّبَعۡتُمُ ٱلشَّیۡطَـٰنَ إِلَّا قَلِیلࣰا.

Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah atasmu, tentulah kamu mengikut setan, kecuali sebagian kecil saja (di antaramu).” (An-Nisa’: 83)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di رحمه الله berkata :
“Maksudnya, bila bukan karena hidayah taufiq yang Allah l karuniakan kepada kalian, juga tuntunan adab dan ilmu yang Allah ajarkan kepada kalian –di mana kalian sebelumnya tidak mengetahuinya– niscaya kalian akan mengikuti setan kecuali sedikit saja di antara kalian yang selamat. Karena tabiat asli manusia adalah zalim dan jahil, sehingga tidaklah jiwa memerintahkan kecuali kepada yang jelek.”
(Taisir Karim Ar-Rahman, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di)

Tatkala seorang mukmin mengetahui bahwa dirinya bisa taqarrub dengan Allah sedekat-dekatnya itu sebagai anegerah dari Allah, maka dia harus menyibukkan dirinya untuk selalu tersambung dengan Allah, Rabb-nya untuk lebih banyak dan lebih dekat dalam munajatnya. Sehingga dia tidak lagi tersibukkan dengan urusan kepentingan dirinya maupun kepentingan manusia.

قال أبو سليمان الداراني رحمه الله: من اشتغل بربه شغل عن نفسه وعن الناس.
(سير اعلام النبلاء، ج. ١٠، ص. ١٨٩)

📚 درر من اقوال أئمة السلف (kalemtayeb.com)

Berkata Imam Abu Sulaiman Ad-Darany رحمه الله,
Barangsiapa yang menyibukkan diri dengan Rabb-nya, maka dia akan tersibukkan dari sekedar mengurusi kepentingan dirinya maupun urusan manusia.
(Siyar A’lam Nubala’: juz 10, hal. 189)

Duror min Aqwal Aimmah As-Salaf (kalemtayeb.com)

Ustadz Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc.

_⁣⁣⁣___

Share, Like, Comment sebagai Ladang Pahala Kebaikan.

Bismillah..

🔰BERSAMA MERAIH SURGA🔰

Ahsanallahu ilaikum, ikhwah fillah dapatkan info TA’AWUN DAKWAH terbaru di sini👇👇👇

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

 Web: https://multaqaduat.com
 Youtube: https://youtube.com/c/MultaqaDuatIndonesia
 Instagram: http://instagram.com/multaqa_duat_indonesia
 Telegram: https://t.me/multaqaduat
 Twitter: https://twitter.com/MultaqaI?s=08
 Facebook: www.facebook.com/multaqa2020/
 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
 Wagroup Ikhwwan MDI : https://chat.whatsapp.com/H3dwyDnVH4i2IQxiufE1qp
 WAgrup Akhwat MDI : https://chat.whatsapp.com/Gj1Wn7sDAGdJ04BBpxMeBS
 Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
 Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program MDI ini menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN
_⁣⁣⁣___
 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqo Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

1260

User Rating: 5 ( 1 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5)

RENUNGAN PERPISAHAN (bag-5) Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie   Diantara amalan spesial dipenghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *