Beranda » Artikel » STUDI TAMBAHAN LAFADZ HADITS YANG DINILAI LEMAH DALAM KITAB AL AHADITS AS-SAHIHAH, KARYA SYEIKH AL ALBANY (21)

STUDI TAMBAHAN LAFADZ HADITS YANG DINILAI LEMAH DALAM KITAB AL AHADITS AS-SAHIHAH, KARYA SYEIKH AL ALBANY (21)

STUDI TAMBAHAN LAFADZ HADITS YANG DINILAI LEMAH DALAM KITAB AL AHADITS AS-SAHIHAH, KARYA SYEIKH AL ALBANY (21)

Oleh: Syaikh ‘Amr Abdul Mun’im Salim (Hafidzahullah)

 

TAMBAHAN LAFADZ :

ما أرى الإمام إذا أم الإمام إلا قد كفاهم

”Tidaklah aku melihat (bacaan) imam, apabila ia menjadi imam untuk suatu kaum melainkan mencukupkan bagi mereka (makmum).”

DALAM HADITS :

من حديث أبي الدرداء رضي الله عنه : أفي صلاة قراءة ؟

Hadits dari Abi Darda’, Apakah setiap shalat harus membaca (al Qur’an)?

Aku berkata: Hadits Abi Darda’. Dikeluarkan oleh Imam Bukhari dalam “Juz al-Qira’ah Khalfa Al-Imam” (hal: 6-7), dalam “Khalq Af’al lil ‘Ibad”, (513) At-Thahawy dalam “Syarh Ma’ani al Atsar, (1/216), Al-Baihaqy dalam “Al Qubrah”(2/163), dari jalan :
Muawiyah bin Shalih, dari Abi Zahiriyah, dari Katsir bin Murrah, dari Abi Darda, bahwasannya seseorang bertanya, wahai Rasulullah, apakah setiap shalat harus membaca Al qur’an? Maka ia menjawab : Ya. Maka seorang dari anshar menjawab : Wajib

Abu Darda –semoga Allah meridhainya- berkata : “Tidaklah aku melihat (bacaan) imam, apabila ia menjadi imam untuk suatu kaum melainkan cukup bagi mereka.

Aku berkata : ini adalah sanad hasan, karena ada kritikan ringan buat Muawiyah bin Shalih dan tidak menjadikan haditsnya turun dari derajat hasan.

Dan Abdurrahman bin Mahdi dan Ibnu Wahb jalan meriwayatkan jalan ini hanya sampai kepada sahabat untuk baris yang terakhir.

Dan Basyr bin Sirry meriwayatkan tanpa baris yang akhir dari hadits ini.
Zaid bin Habab menyelisihi dalam An-Nasa’I (2/142), Daruqutny dalam As-Sunan (1/332), dan Abu Shalih juga menyelisihi dalam Al Baihaqy (2/162), keduanya menjadikan tambahan masuk ke dalam ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Abu Shalih dan Zaid bin al-Habab keduanya mempunyai kelemahan. Oleh karena itu para imam dan kritikus hadits melemahkan bersambungnya hadits ini.

An Nasa’i berkata: “Ini dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah kesalahan akan tetapi ini adalah ucapan Abu darda.” Ad Daruqutny berkata :”Ini adalah kesalahan dari Zaid bin Al Habab. Yang benar yaitu Abu Darda berkata : Tidaklah aku melihat (bacaan) imam melainkan ia mencukupkan buat mereka (makmum)

Al-Baihaqy berkata : “Demikianlah Abu shalih meriwayatkan dan ia telah salah di dalamnya. Demikian pula Zaid bin al Habab meriyawatkan salah satu dari keduanya darinya. Dan ia pun salah. Dan yang benar, bahwasannya Abu Darda mengatakan hal itu kepada katsir bin murrah. Allahu ‘alam

[Tambahan lafadz yang lemah dalam kitab Al Ahadits As-Shahihah, karya Syaikh Al Albani –Rahimahullah-, karya Syaikh ‘Amr Abdul Mun’im Salim, Hafidzahullah-, hal : 40-41]

Alih Bahasa:
Ustadz Hamidin As-Sidawy, Abu Harits
Islamic Centre Dakwah, Makkah Al-Mukarramah
( 11/06/1442 H )

__⁣⁣_⁣_______________________________________________

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Telegram: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: https://web.facebook.com/multaqa2020
📱 Facebook: https://web.facebook.com/groups/384944829178650
✉️ Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqamah dan mudah mudahan program ini  menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

1456

User Rating: 5 ( 1 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

Hilangnya Ukhuwah di Jalan Allah

Hilangnya Ukhuwah di Jalan Allah Mutiara Nasehat Para Ulama Salaf   Ukhuwah di jalan Allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *