Beranda » Artikel » Mengapa Kita Selalu Meminta Petunjuk Jalan yang Lurus ?

Mengapa Kita Selalu Meminta Petunjuk Jalan yang Lurus ?

Mengapa Kita Selalu Meminta Petunjuk Jalan yang Lurus ?

 

Membaca Al-Fatihah adalah rukun shalat, yang tidak akan sah shalat apapun tanpa membacanya.

Didalamnya terdapat doa yang agung, yaitu permintaan kepada Allah agar ditunjukkan jalan yang lurus.

ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَ ٰ⁠طَ ٱلۡمُسۡتَقِیمَ.

Tunjukilah kami jalan yang lurus

Setelah itu Allah mensifati jalan yang lurus itu memiliki tiga kriteria,

صِرَ ٰ⁠طَ ٱلَّذِینَ أَنۡعَمۡتَ عَلَیۡهِمۡ غَیۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَیۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّاۤلِّینَ.

(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (Surat Al-Fatihah : 6 – 7)

Kriterianya yaitu:
1. Jalannya orang-orang yang diberi nikmat dari para Nabi dan Rasul.
2. Bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dari kalangan Yahudi.
3. Bukan jalannya orang-orang yang sesat dari kalangan Nashrani.

Shirathal Mustaqim merupakan jalan yang paling dekat untuk menuju kebenaran dan keselamatan.
Al-Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata:
Kondisi di mana Allah sebagai Pemberi petunjuk ke Ash-Shirathul Mustaqim, yaitu mengenal kebenaran dan mengamalkannya, itu adalah Aqrabuth Thuruq (jalan yang paling dekat) yang menyampaikan kepada tujuan, karena sesungguhnya garis yang lurus itu adalah garis terdekat yang menyampaikan antara dua titik. Dan jalan yang lurus tadi tidak diketahui kecuali dari para Rasul.”
(Madarijus Salikin: 1/ 69).

Satu-satunya jalan yang lurus adalah jalan yang mengikuti Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebagaimana yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله.

‏قال ابن_تيمية رحمه الله تعالى:
من ابتغى الهدى في غير الكتاب والسنة.
لم يزدد من الله إلا بعدا
فنسأل الله العظيم أن يهدينا صراطه المستقيم
📚مجموع_الفتاوى ١٢٠/٥

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه الله:
“Barangsiapa mencari petunjuk pada selain Al-Qur’an dan As-Sunnah maka tidaklah bertambah dari Alloh melainkan kejauhan.
Maka kami memohon kepada Alloh yang maha agung agar memberikan hidayah kepada kami jalan-Nya yang lurus”.
(Majmu’ al-Fatawa 5/120)

Wallahu a’lam

🍃 Ustadz Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc.

__⁣⁣_⁣________________________

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Telegram: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: www.fb.com/multaqaduat⁣⁣⁣⁣⁣
📱 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
✉️ Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program ini  menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

__⁣⁣_⁣_____

📦 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

🔹 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqo Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

📱 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

User Rating: 4.65 ( 1 votes)

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

CERMINAN SALAF TENTANG SHALAT

CERMINAN SALAF TENTANG SHALAT   Sedih terasa hati ini, jika kita menyaksikan keadaan kaum muslimin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *