Beranda » Artikel » Manusia yang Paling Merugi

Manusia yang Paling Merugi

Manusia yang Paling Merugi

Mutiara Nasehat para Ulama Salaf

 

Allah berfirman,

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱبۡتَغُوۤا۟ إِلَیۡهِ ٱلۡوَسِیلَةَ وَجَـٰهِدُوا۟ فِی سَبِیلِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (Surat Al-Ma’idah : 35)

Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di,
Ayat ini merupakan perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya yang mukmin untuk mengerjakan konsekwensi dari keimanan berupa ketakwaan kepada Allah dan berhati-hati terhadap hal yang mendatangkan kemurkaan-Nya, caranya adalah dengan berusaha sekuat tenaga menjauhi hal yang dimurkai Allah yang berupa maksiat, baik maksiat hati, lisan maupun anggota badan yang nampak atau tersembunyi, serta meminta pertolongan kepada Allah untuk meninggalkannya dan dapat mengerjakan perintah Allah.

Misalnya dengan mengerjakan amalan sunat setelah amalan wajib. Jika seorang hamba mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan banyak ibadah (termasuk ibadah pula bermu’amalah/berhubungan dengan orang lain mengikuti ajaran Islam), maka Allah akan mencintainya, dan apabila Allah mencintainya, maka Allah akan menjadikan gerakannya dilakukan karena-Nya, dan Allah akan mengabulkan doa dan permintaan-nya. Selanjutnya, Allah mengkhususkan di antara sekian jalan itu dengan jihad fii sabilillah, yakni dengan mengerahkan kemampuannya untuk memerangi orang-orang kafir, baik dengan harta, jiwa, saran, lisan dan segala usaha membela agama Allah sesuai kemampuannya, karena jihad termasuk ketaatan utama dan pendekatan diri yang utama. Di samping itu, karena orang yang melakukannya biasanya mampu mengerjakan yang lainnya.

Yakni jika kamu bertakwa kepada Allah dengan menjauhi maksiat, mencari jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan ketaatan serta berjihad di jalan-Nya untuk meninggikan kalimat-Nya, maka kamu akan beruntung, dalam arti akan memperoleh apa yang kamu inginkan dan selamat dari apa yang kamu khawatirkan, di mana hal itu pada hakikatnya merupakan kebahagiaan dan kenikmatan yang sesungguhnya.
(Taisir Karim Ar-Rahman Syaikh Abdurrahman As-Sa’di)

Allah memerintahkan hambanya yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjalankan syariat-Nya, agar takut kepada Allah dan mendekatkan dirinya kepada-Nya dengan cara taat kepada-Nya dan beramal denga sesuatu yang diridahaan-Nya, dan berjihadlah di jalan-Nya, supaya mereka mengggapai keberuntungan dengan memperoleh surga-surga-NYa.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

اتق الله حيثما كنت ، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن

Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik.” (HR. At-Tirmidzi 1987, dishahihkan Al-Albany)

Bertakwa kepada Allah itu dimana pun,saat sendirian maupun bersama manusia.
Banyak manusia yang menghiasi amal baiknya dihadapan manusia, tetapi justru dia melalaikan untuk melakukan hal itu dihadapan Allah Dzat yang lebih dekat daripada urat nadinya.

قال أبو سليمان الداراني رحمه الله: الخاسر من أبدى للناس صالح عمله، وبارز بالقبيح من هو أقرب إليه من حبل الوريد

📚صفة الصفوة, لابن الجوزي ص. 757

Berkata Imam Abu Sulaiman Ad-Darany رحمه الله,
Orang yang merugi ialah orang yang menampakan baiknya perbuatannya dihadapan manusia, namun menampakkan amal jeleknya kepada Dzat yang lebih dekat dari urat nadinya.

📚 Shifat Ash-Shafwa: Ibnul Jauzy: 757

🍃 Ustadz Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc.

__⁣⁣_⁣________________________

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Telegram: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: www.fb.com/multaqaduat⁣⁣⁣⁣⁣
📱 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
✉️ Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program ini  menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

__⁣⁣_⁣_____

📦 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

🔹 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqo Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

📱 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

User Rating: Be the first one !

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

NASEHAT DI KARAVEA, TANJUNG KARANG DONGGALA

NASEHAT DI KARAVEA, TANJUNG KARANG DONGGALA   Disampaikan oleh Al-Ustadz Maududi Abdullah –hafidzahullah-, tadi malam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *