Accueil » articles » Tanda Cinta Allah Terhadap Hamba-Nya

Tanda Cinta Allah Terhadap Hamba-Nya

Tanda Cinta Allah Terhadap Hamba-Nya

Banyak orang mengaku dicintai dan mencintai Allah, tanpa menyadari kalau sesungguhnya Allah tidak suka, bahkan murka padanya; yaitu orang yang sering bermalas-malasan dan lalai melaksanakan kewajibannya kepada Allah. Hakikat sederhana untuk meraih cinta Allah adalah melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.

Kekeliruan dalam memaknai cinta dan mencintai Allah adalah seperti kaum kafir sesat yang menempuh jalan salah. Untuk meluruskannya tidaklah sulit.

Allah telah menginformasikan kekeliruan dalam Al-Quran,

(قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا * الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا * أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا)

Katakanlah “Apakah Kami beri tahu kalian tentang perbuatan orang-orang yang paling merugi; usaha mereka sia-sia dalam kehidupan dunia , dan mereka menyangka telah berbuat sebaik-baiknya? Mereka itulah orang-orang yang telah mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka dan (mengingkari) perjumpaan dengan Nya. Maka sia-sialah amal mereka , dan kami tiadakan mereka pada hari Kiamat.” (Surat Al-Kahfi : 103-105)

Cinta Hamba kepada Tuhannya dan cinta Allah terhadap hamba-Nya mensyaratkan ketundukan hati manusia dan seluruh perangkat fisiknya pada segala sesuatu yang diridlai Tuhannya.

Dieu a dit.

Diantara manusia ada yang menjadikan tandingan-tandingan dari selain Allah. Mereka mencintai tandingan-tandingan itu seperti mencintai Allah. Adapun orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah dan teramat kuat.(Surat Al-Baqarah : 165)

La parole de Dieu :
Dis-le (Muhammad) "Jika kalian benar-benar mencintai Allah, Suivez-moi, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Dan Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.(Surat Ali Imran : 31)

"Wahai orang-orang beriman barang siapa diantara kalian murtad (keluar) dari agamanya maka akan Allah datangkan kaum yang dia cintai dan mencintai dia. Mereka bersikap lembut terhadap orang-oang mukmin dan tegas terhadap kaum kafir. Mereka berjuang di jalan Allah dan tidak takut pada celaan pencela. Itulah karunia Allah , diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunianya lagi Maha Mengetahui." (Surat Al-Maidah : 54)

Allah mencintai mereka dengan memberi pahala dan pertolongan (taufik). Mereka mencintai Allah dengan beriman dan taat. Tanda cinta Ilahi ialah sikap tawadhu’ (rendah hati) di antara kaum mukmin, berjuang di jalan Allah dan berani dalam (menegakkan) kebenaran.

Menjelaskan dengan elemen-elemen cinta hamba terhadap Tuhannya, dan cinta Allah terhadap hamba-Nya, Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah, ia menuturkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, : Dieu a dit, ”Siapa memusuhi wali-Ku, Aku nyatakan perang kepadanya. Suatu upaya hamba-Ku untuk mendekat kepada Ku dengan amalan-amalan sunnah, Aku pasti mencintainya. Apabila Aku mencintainya, Aku menjadi telinganya yang dengan itu ia mendengar; Aku menjadi matanya yang dengan itu ia melihat; Aku menjadi telinganya yang dengan itu ia mendengar; Aku menjadi tangannya yang dengan itu ia menggenggam ; dan Aku menjadi kakinya yang dengan itu ia berjalan. JIka ia meminta kepada-Ku, pasti Ku beri dan jika ia minta perlindungan kepada-Ku, pasti kulindungi .

“Aku jadi telinga, mata dan seterusnya..” Bermakna bahwa Allah akan menjaga seluruh indra dan organ tubuhnya dari pengfungsian diluar kerangka ketaatan. Ini merupakan kiasan akan pertolongan Allah terhadap hamba yang mencintai-Nya.

Di antara buah cinta Allah terhadap hamba-Nya, mewujudkannya melalui cinta Jibril serta penghuni langit dan penduduk bumi kepadanya. Dan murka Allah terhadap hamba-Nya mewujud melalui pernyataan benci para penduduk langit dan bumi kepadanya.

Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi, beliau bersabda, “ Apabila Allah mencintai Fulan: cintailah ia! Maka penghuni langit pun mencintainya. Kemudian didesain penerimaan (cinta) untuknya di bumi.’

Dalam riwayat Muslim disebutkan (melengkapi makna sebaliknya) “…Apabila Allah membenci seorang hamba, diserukan kepada Jibril bahwa Allah membenci Fulan;”Bencilah dia’. Maka Jibril membencinya dan menyerukan kepada penghuni langit bahwa Allah membenci Fulan,”bencilah dia.” Kemudian didesain kebencian kepadanya di bumi.

Orang yang dicintai konsisten pada kebaikan yaitu menaati Allah secara utuh. Dan yang dibenci adalah orang yang fasik, yaitu orang yang bergelimang maksiat. Maka orang yang dicintai Allah, Jibril, para malaikat dan manusia, bahagia di dunia dan akhirat. Dan orang yang dibenci akan sengsara.

Termasuk tanda cinta Allah terhadap hamba-Nya ; Disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah, Rasulullah ﷺ mengirim seseorang untuk memimpin pasukan ke medan perang. Orang itu selalu membaca untuk kawan-kawannya dalam shalat mereka dengan baca “Qul Huwallahu Ahad”..sebagai penutup . Setelah kembali, hal itu disampaikan kepada Rasulullah, ”Tanyakan kepadanya,” Kata beliau, mengapa dia melakukan itu? Setelah ditanyakan maka orang itu menjawab, “ karena merupakan sifat Allah Yang Maha Penyayang , aku senang sekali membacanya.” Rasulullah bersabda,” Sampaikan kepadanya bahwa Allah mencintainya.”..

🍂 Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili

__⁣⁣_⁣ ________________________

Multaqa Duat Indonésie - MDI

( Forum de prédication de Da'i Salafy Da'wah, Ahlu Sunnah wal Jama'ah Se-Indonésie )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Télégramme: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: www.fb.com/multaqaduat⁣⁣⁣⁣⁣
📱 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref = partager
✉️ Courriel : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

J'espère istiqamah et j'espère que ce programme sera la porte pour Hasanat, Barokah et Jariyah pour nous tous. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

__⁣⁣_⁣ _____

📦 Don Infaq pour le programme de régénération, Da’i Pedalaman, Humanité, Prédication, Médias:

🔹 Banque Mandiri Syariah, Pas de Rek 711-615-0578 (code bancaire: 451), Au nom de la: Multaqa Du’at

Confirmer le transfert via Whatsapp / SMS avec le format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da'i

Exemple:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_ Cadre Da'i

Envoyer au numéro:

📱 082297975253

paragraphe. Amrullah Akadhinta (Trésorier MDI)

Note de l'utilisateur: Soyez le premier !

A propos d'Abu Syifa

Vérifiez également

Quand la foi dans ta poitrine est trop mince, C'est ce qui se passera

“Une personne est capable de parcourir de longues distances pour parcourir des dizaines de kilomètres juste pour commettre un acte immoral, namun

Laisser un commentaire

Votre adresse email ne sera pas publiée. les champs requis sont indiqués *