Zuhause » Artikel » Pahala Mengikuti Sunnah Nabi ﷺ

Pahala Mengikuti Sunnah Nabi ﷺ

Pahala Mengikuti Sunnah Nabi ﷺ

 

Gott sagte,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (das ist) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah(QS. Al-Ahzaab : 21).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:

فأسعد الخلق وأعظمهم نعيما وأعلاهم درجة أعظمهم اتباعا وموافقة له علما وعملا اهـ.

“Maka makhluk yang paling beruntung, paling agung kenikmatannya dan paling tinggi derajatnya adalah makhluq yang paling besar mutaba’ahnya (sikap ikutnya) dan kesesuaiannya dengan Rasulullah baik secara ilmu maupun amalan.” (“Majmu’ul Fatawa”/4/hal. 26).

Inilah kebaikan yang diperoleh oleh mereka yang mengikuti Sunnah Rasulullah ﷺ.

⏺Mendapatkan pahala yang besar dan berlipat ganda.
Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِى فَعَمِلَ بِهَا النَّاسُ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

“Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun“ [HR. Ibn Majah |, 209 dishahihkan Al-Albany dalam Shahih Ibnu Majah, 173].

⏺Mengikuti sunnah Nabi akan mendapatkan kecintaan Allah dan ampunan-Nya.
Gott sagte,

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Sag es: “Jika kamu (wirklich) mencintai Allah, Folge mir, niscaya Allah mencintainu dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. Ali ‘Imran : 31)

⏺Mengikuti sunnah akan terhindar dari ancaman Alloh yaitu terjerumus dalam fitnah dan adzab.
Gott sagte,

فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“..maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.(QS. An-Nur : 63)

⏺Mendapatkan kemenangan dan surga.
Gott sagte,

تلك حدود الله وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيم.

“(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.(QS. An-Nisa’ : 13)

⏺Terhindar dari perselihihan dan kesesatan.
Rasulullah bersabda,

فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا، فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ، تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ، فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

“Sungguh, barang siapa hidup sepeninggalku, dia akan mendapati perselisihan yang banyak. Deshalb, wajib atas kalian mengamalkan sunnahku dan sunnah khulafa’ur rasyidin yang mendapat petunjuk. Berpegangteguhlah padanya dan gigitlah dia dengan gigi geraham kalian. Waspadailah perkara-perkara baru dalam agama, karena setiap perkara baru dalam agama adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah kesesatan.” (HR. Abu Dawud |, 4607 disohihkan Al-Abani)

⏺Mendapatkan Hidayah dan Terhindar Dari Kesesatan.

Allâh berfirman:

قُلْ أَطِيعُوا اللهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ فَإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْهِ مَاحُمِّلَ وَعَلَيْكُم مَّاحُمِّلْتُمْ وَإِن تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا وَمَاعَلَى الرَّسُولِ إِلاَّ الْبَلاَغُ الْمُبِينُ

Sag es: “Taatlah kepada Allâh dan ta’atlah kepada Rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban Rasul hanyalah apa yang dibebankan kepadanya, kewajiban kamu adalah apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu ta’at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tiada lain kewajiban Rasul hanya menyampaikan (amanat Allâh) dengan terang”. (QS. an-Nuur : 54).

⏺Terhindar dari sikap ghuluw dan taqshir (merehkan).
Rasulullah bersabda,
Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah nampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan ia menjadi pembela Islam, ia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya dengan kemusyrikan”.

Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai Nabi Allâh, siapa yang lebih pantas dengan kemusyrikan, penuduh atau orang yang dituduh?Er antwortete, “Penuduhnya.” [HR Bukhâri dalam at-Tarikh, dishahihkan Al-Albany dalam Ash-Shahihah, 3201].

⏺Solusi meraih kesuksesan di dunia dan akherat.

Rasûlullâh bersabda: ‘Jika kamu berjual-beli ‘inah (semacam riba), kamu memegangi ekor-ekor sapi, kamu puas dengan tanaman, dan kamu meninggalkan jihad, (dann) Allâh pasti akan menimpakan kehinaan kepada kamu, Dia tidak akan menghilangkan kehinaan itu sehingga kamu kembali menuju agama kamu’.” [HR. Abu Dawud |, 3462; Ahmad, 4825; disohihkan Al-Albany dalam ash-Shahîhah, 11].

Wallahu a'lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc.

__⁣⁣_⁣ ________________________

Multaqa Duat Indonesia - MDI

( Da'i Salafy Da'wah Predigtforum, Ahlu Sunnah wal Jama'ah Se-Indonesien )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Telegramm: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: www.fb.com/multaqaduat⁣⁣⁣⁣⁣
📱 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref = teilen
✉️ E-Mail : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program ini menjadi pintu Hasanat, Barokah und Jariyah für uns alle. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

__⁣⁣_⁣ _____

📦 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da'i Pedalaman, Menschheit, Predigt, Medien:

🔹 Bank Mandiri Syariah, Kein Rek 711-615-0578 (Bankleitzahl: 451), Zugunsten von: Multaqo Du’at

Bestätigen Sie die Übertragung per WhatsApp / SMS mit Format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da'i

Beispiel:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_ Da'i Kader

An Nummer senden:

📱 082297975253

Absatz. Amrullah Akadhinta (MDI Schatzmeister)

User-Bewertung: Sei der Erste !

Über Abu Syifa

Überprüfen Sie auch

DAS GESETZ, EIN GEBETSBILD MIT DEM KA'BAH ZU TRAGEN

Kongregationsgebete in der Moschee während dieser Pandemie dürfen Gründe haben, um die Ausbreitung des Virus zu verhindern. …

Hinterlasse eine Antwort

Deine Email-Adresse wird nicht veröffentlicht. erforderliche Felder sind markiert *