Accueil » Foi » MENYERAHKAN PEMBAHASAN ILMU YANG PELIK KEPADA AHLINYA

MENYERAHKAN PEMBAHASAN ILMU YANG PELIK KEPADA AHLINYA

MENYERAHKAN PEMBAHASAN ILMU YANG PELIK KEPADA AHLINYA

Orang yang mengagungkan ilmu akan mempercayakan pemecahan pembahasan ilmu yang pelik kepada ulama pakar. Tidak membebani dirinya sesuatu yang di luar kemampuannya. Karena dikhawatirkan akan berbicara tanpa ilmu tentang Allah dan berdusta atas nama agama. Dia harus lebih takut terhadap kemurkaan Allah dibanding ketakutannya kepada intimidasi penguasa.

Ulama itu manakala berbicara maka berdasarkan ilmu. Begitupula saat diam, juga berdasarkan pertimbangan yang matang.

Jika mereka telah berbicara, maka berbicaralah engkau sesuai dengan apa yang mereka sampaikan. Namun bila mereka diam, maka hendaknya engkau pun ikut diam.

Di antara pembahasan pelik yang terberat adalah bagaimana menyikapi fitnah (perselisihan, huru-hara) yang kerap terjadi dan permasalahan kontemporer yang banyak muncul sepanjang zaman.

Orang yang selamat dari kobaran api fitnah hanyalah yang kembali kepada para ulama dan konsisten dengan arahan mereka.

Jika terasa ada yang muskil dari arahan mereka, maka dia mengedepankan prasangka baik terhadap mereka. Dia meninggalkan pendapat pribadinya, dan mengambil pendapat mereka. Sebab pengalaman dan pengetahuan mereka jauh lebih matang.

Bila terjadi perbedaan pandangan di antara para ulama, maka ia memilih pendapat kebanyakan dan mayoritas mereka. Dalam rangka memprioritaskan keselamatan. Sebab tidak ada yang lebih penting dibanding keselamatan.

Alangkah bijaknya petuah Ibn ‘Ashim dalam Murtaqâ al-Wushûl,

“Kewajiban kita saat menghadapi pemahaman yang muskil adalah:
mengedepankan prasangka baik kepada para ulama”.

Khulâshah Ta’zhîm al-‘Ilm, Syaikh Shalih al-Ushaimiy, Prinsip Kelimabelas, Chose. 42-43

Écrit par : Ustadz Abdullah Zaen M.A

__⁣⁣_⁣ ________________________

Multaqa Duat Indonésie - MDI

( Forum de prédication de Da'i Salafy Da'wah, Ahlu Sunnah wal Jama'ah Se-Indonésie )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Télégramme: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: www.fb.com/multaqaduat⁣⁣⁣⁣⁣
📱 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref = partager
✉️ Courriel : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

J'espère istiqamah et j'espère que ce programme sera la porte pour Hasanat, Barokah et Jariyah pour nous tous. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

__⁣⁣_⁣ _____

📦 Don Infaq pour le programme de régénération, Da’i Pedalaman, Humanité, Prédication, Médias:

🔹 Banque Mandiri Syariah, Pas de Rek 711-615-0578 (code bancaire: 451), Au nom de la: Multaqa Du’at

Confirmer le transfert via Whatsapp / SMS avec le format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da'i

Exemple:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_ Cadre Da'i

Envoyer au numéro:

📱 082297975253

paragraphe. Amrullah Akadhinta (Trésorier MDI)

Note de l'utilisateur: Soyez le premier !

A propos d'Abu Syifa

Vérifiez également

LA LOI DE PORTER UNE PRIÈRE EN PHOTOGRAPHIE AVEC LE KA'BAH

Les prières en congrégation dans la mosquée pendant cette pandémie sont autorisées à prendre des raisons pour empêcher la propagation du virus. …

Laisser un commentaire

Votre adresse email ne sera pas publiée. les champs requis sont indiqués *