Home » Artikel » Menumbuhkan Cinta karena Allah

Menumbuhkan Cinta karena Allah

Menumbuhkan Cinta karena Allah

Saling mencintai karena Allah merupakan perwujudan ukhuwah imaniyah, yang dengannya terbangun mujtama (masyarakat) Islam yang kuat dan kokoh.

Orang yang saling mencintai karena Allah adalah sosok mukmin yang kokoh imannya

Rasululloh صلى الله عليه وسلم bersabda:

إِنَّ أَوْثَقَ عُرَى الْإِيمَانِ: الحِبَّ فِي اللهِ، وَالُبْغِضَ فِي اللهِ .
ورواه أحمد في المسند ، وكذا حسنه الألباني في “صحيح الترغيب” (3030
Sesungguhnya tali ikatan iman yang paling kuat ialah cinta karena Allah dan benci karena Alloh” (HR. Ahmad dihasankan Al-Albany dalam sohih At-Targhieb, 3030)

Saling mencintai karena Alloh termasuk perkara ibadah yang paling agung dan amal yang paling utama. (Fathul bary, 1/58)

Rasulullah telah memberikan deskripsi tentang makna “Dua orang yang saling mencintai karena Allah” yaitu dua orang yang keduanya berkumpul karena Allah dan berpisah juga karena Allah. Mereka mengikatkan diri mereka kepada saudaranya dilandasi kepentingan karena Allah bukan selainnya dari perkara duniawiyah, keturunan atau kepentingan kebangsaan…

Yang menjadikan mereka terikat satu dengan yang lainnya adalah ukhuwah imaniyah, yang mereka memiliki tujuan dan prinsip yang sama yaitu untuk meninggikan kalimat Allah.

Seseorang yang telah mengikatkan cintanya karena Allah, maka :
•  Ketika dia memilih pemimpin memilih karena agamanya,
•  Ketika memilih bawahan memilih juga karena agamanya,
•  Ketika dia berteman memilih teman yang sholih sehingga terjaga agamanya, -ketika mereka memilih pasangan hidup mereka melihat agamanya lebih dulu sebelum yang lainnya,
•  Ketika memilih lingkungan mereka memilih biah yang islamy, sehingga selamatlah diri dan keluarganya dari kotoran-kotoran penyimpangan yang membahayakan.

Generasi yang telah merealisakan ikatan cinta karena Allah secara sempurna adalah generasinya para Sahabat Rasulullah.

Tatkala Sahabat Muhajirin yang hijrah dari Mekkah, pertama kali sampai di Madinah mereka dipersaudarakan oleh Rasulullah dengan Sahabat Anshor, penduduk asli Madinah. Dan mereka menampakkan rasa cintanya kepada saudaranya, walaupun tanpa ikatan darah dan keturunan, tapi mereka mencintai saudaranya melebihi cintanya kepada saudaranya yang sedarah.

Allah mengungkapkan kemurnian cinta mereka karena Allah dalam firmannya,

وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۚ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Hasyr : 9)

Rasa cinta karena Allah, tidaklah muncul secara tiba-tiba, akan tetapi melalui proses.
Dan proses itu diawali dengan iman yang ikhlas dan ilmu yang lurus.
Sebagaimana yang terjadi pada pendahulu kita yang sholih para sahabat Rasululloh, semoga Alloh meridhoi mereka.

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

__⁣⁣_⁣________________________

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Telegram: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: www.fb.com/multaqaduat⁣⁣⁣⁣⁣
📱 Facebook: https://www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
✉️ Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program ini  menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

—————

📦 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

🔹 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqo Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

📱 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

User Rating: 4.7 ( 1 votes)

About Abu Syifa

Check Also

TAUHIDNYA PARA PENAKUT

TAUHIDNYA PARA PENAKUT   Syaikh ‘Abdul ‘Aziz As Sadhan hafidzahullah bercerita tentang gurunya Syaikh Bin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *