Beranda » Akhlak » Jangan Berlebihan dalam Berbicara

Jangan Berlebihan dalam Berbicara

Jangan Berlebihan dalam Berbicara

✍ Mutiara Nasehat para Sahabat Nabi

Lisan merupakan anugerah Allah yang agung yang diberikan kepada hamba-Nya.

أَلَمْ نَجْعَل لَّهُ عَيْنَيْنِ وَلِسَاناً وَشَفَتَيْنِ

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, lisan, dan dua buah bibir.(Surat Al-Balad : 8-9)

Dan Allah memerintahkan hambanya untuk mempergunakan dalam hal kebaikan.

لَّا خَیۡرَ فِی كَثِیرࣲ مِّن نَّجۡوَىٰهُمۡ إِلَّا مَنۡ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوۡ مَعۡرُوفٍ أَوۡ إِصۡلَـٰحِۭ بَیۡنَ ٱلنَّاسِۚ وَمَن یَفۡعَلۡ ذَ ٰ⁠لِكَ ٱبۡتِغَاۤءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِ فَسَوۡفَ نُؤۡتِیهِ أَجۡرًا عَظِیمࣰا.

Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan di antara manusia. Barangsiapa berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kami akan memberinya pahala yang besar.(Surat An-Nisaa’ : 114)

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Al-Bukhari, Muslim)

Imam Asy-Syafi’i رحمه الله menjelaskan makna hadis di atas adalah jika hendak berkata maka berpikirlah terlebih dahulu, jika yang tampak adalah kebaikan maka ucapkanlah perkataan tersebut, tetapi jika yang tampak adalah keburukan atau bahkan keragu-raguan maka tahanlah dirimu dari mengucapkan perkataan tersebut.
Dan lisan ini menjadi barometer timbangan keimanan kepada Allah dan hari akhir.
(Diwan Asy-Syafi’i, Yusuf Muhammad al-Biqa’i)

Sungguh ungkapan yang terkenal tentang tajamnya lisan ini benar adanya.
Lidah yang tidak bertulang bisa lebih tajam daripada pedang

Fakta memperlihatkan betapa lisan manusia mampu menimbulkan kekacauan sosial serta konflik yang berkepanjangan. Pertikaian seringkali bermula dari lidah yang tidak dijaga dengan baik.

قال ابن مسعود رضي الله عنه:
إياكم وفضول الكلام حسب امرئ ما بلغ حاجته.

📚 درر من اقوال أئمة السلف (kalemtayeb.com)

Berkata sahabat Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه,
Waspadai kalian dari berlebihan dalam pembicaraan, cukuplah seseorang berbicara sejauh apa yang dibutuhkannya.

📚 Duror min Aqwal Aimmah As-Salaf (kalemtayeb.com)

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc.

__⁣⁣_⁣________________________

Multaqa Duat Indonesia – MDI

( Forum Kerja Sama Dakwah Para Da’i Salafy, Ahlu Sunnah wal Jama’ah Se-Indonesia )

🌏 Web: https://multaqaduat.com
📹 Youtube: http://bit.ly/multaqaduat
📺 Instagram: http://bit.ly/igmultaqaduat
📠 Telegram: https://t.me/multaqaduat
🎙️ Twitter: http://bit.ly/twittermultaqaduat
📱 Facebook: www.fb.com/multaqaduat⁣⁣⁣⁣⁣
📱 Facebook: www.facebook.com/groups/384944829178650/?ref=share
✉️ Email : TeamMediaMDI2020@gmail.com
☎️ Admin MDI: wa.me/6282297975253⁣⁣

Semoga istiqomah dan mudah mudahan program ini  menjadi pintu Hasanat, Barokah dan Jariyah untuk kita semua. Amiiin

Jazakallah khair ala TA’AWUN

__⁣⁣_⁣_____

📦 Infaq Donasi Program Kaderisasi, Da’i Pedalaman, Kemanusiaan, Dakwah, Media:

🔹 Bank Mandiri Syariah, No Rek 711-615-0578 (Kode Bank: 451), Atas Nama: Multaqo Du’at

Konfirmasi Transfer melalui Whatsapp/SMS dengat format:

Nama_Alamat_Nominal_Kaderisasi Da’i

Contoh:

Ahmad_Medan_Rp. 2.000.000_Kaderisasi Da’i

Kirim ke nomor:

📱 082297975253

Ust. Amrullah Akadhinta (Bendahara MDI)

User Rating: Be the first one !

Tentang Abu Syifa

Periksa Juga

CERMINAN SALAF TENTANG SHALAT

CERMINAN SALAF TENTANG SHALAT   Sedih terasa hati ini, jika kita menyaksikan keadaan kaum muslimin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *